Kamis, 15 November 2018

DIBALIK KETIDAKTAHUAN



DIBALIK KETIDAKTAHUAN


“Tidakkah engkau tahu bahwa Allah mengetahui apa yang di langit dan di bumi? Sungguh yang demikian itu sudah terdapat dalam sebuah kitab (Lauhul Mahfuzh). Sesungguhnya, yang demikian itu sangat mudah bagi Allah.”
 

Nabi Nuh a.s. belum tau banjir akan datang ketika Ia membuat kapal dan ditertawakan oleh kaumnya. Nabi Ibrahim a.s. belum tahu akan tersedia domba ketika pedang nyaris memenggal buah hatinya. Nabi Musa a.s. belum tahu laut terbelah saat Ia diperintah memukulkan tongkatnya. Mereka hanya tahu bahwa mereka harus patuh terhadap perintah Allah, tanpa berhenti berharap yang terbaik.
            Kita bisa tahu, ternyata dibalik ketidaktahuan kita Allah telah menyiapkan kejutan. Sering kali Allah berkehendak pada detik-detik terakhir dalam pengharapan dan ketaatan para hamaba_Nya. Kita jangan berkecil hati bila belum juga ada jawaban dari doa-doa, karena terkadang Allah mencintai kita dengan cara-cara yang kita tidak duga dan kita tidak suka.
            Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang sekadar kita inginkan. Lakukan bagianmu saja dan biarkan Allah yang mengatur selebihnya.
Tetaplah percaya,
Tetaplah berdoa,
Tetaplah setia,
Tetaplah meraih ridha_Nya.
Tetaplah semangat meskipun berada dalam keterbatasan. 
----------------------
 

Senin, 09 Desember 2013

KAU


AKU
Aku bukanlah penyair merdu
Dalam suaranya yang berbisik rindu
Bukan pula hujan dikala kelabu
Yang selalu mendamaikan kesedihanmu
Aku hanyalah bekas kerikil senja
Dalam tetesan daunnya yang sederhana
Dirintiknya yang apa adanya
Membekas rintihan jiwa
Aku hanyalah sisa dalam gelapnya cahaya
Memadukan hati dengan mata
Mengabadikan cahaya yang hampir sirna
Menjaga harapan yang kian purna
Bagiku (…………..)
Duniaku tax seutas daun berkalbu
Yang terkadang aku jatuh dalam pilu
Dan apa yang aku miliki
Hanyalah bagai benang sembilu
Yang terkadang tersayat perih dalam kesedihanmu